Ibu…
Masih adakah waktu seperti dulu
Untuk kita bertentang mata
Agar aku bisa bicara sekali lagi
Tentang yang kau bicarakan
Tentang aku yang kau rasa dikhinati
Sumpah ibu…
Cinta ini benar-benar dijiwa
Terasa guruh berdentum didalam telingaku
Bila kau gariskan perasaanmu
Lemah seluruh anggotaku
Terasa haba di mataku
Tergambar bagaimana kau melewati perasaan itu di akhir hayatmu
Ibu
Hingga kini aku diburu kesalanku
Besar sungguh kesalahanku
Sehingga aku merasakan
Malaikat mencemuhku
Bilang padaku ya Allah
Adakah hambamu ini bakal kau campakkan
Dalam apiMu….?
Ibu
Aku redha jika itu hukuman buatku
Berulang kali aku melemparkan sejadahku ke kiblatMu
Aku redha jika kita tidak bertemu lagi
Tapi hanya satu doa buatmu….
Agar kau berada di syurga
Agar kau berada di syurga
Agar kau berada di syurga
Jangan kau lupakan aku
Beradalah kau di syurga ibuku
Usah khuatir
Kau tidak keseorangan
Kerna suamimu juga ku pohon
Berada di sampingmu selamanya….
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment